Batas Dunia

Ada batas antara laut dan darat Ada batas antara bumi dan langit Di perbatasan semua akan bertemu....

Wednesday, April 26, 2006

Sighting I

Sebagai seorang kakak yang baik, sudah selayaknya memperhatikan kehidupan adik. Hari ini, sama seperti minggu yang lalu, aku pergi ke RSXX ( salah satu rumah sakit besar di Jakarta ) untuk mengantar makan malam untuk adikku yang sedang tugas jaga disana. Ia diwajibkan untuk menjadi dokter jaga untuk melengkapi tugas kuliahnya di Fakultas Kedokteran Universitas X. Sebenarnya bisa saja ia membeli makanan sendiri di sana atau di luarnya, namun dasar ibu yang terlalu khawatir sampai menyiapkan makanan.
" Thank you nih, udah dianterin " kata adikku seraya mengambil bungkusan makanan. " Jangan sampai tidak dimakan lo ", pesanku. " Beres deh, nanti juga habis ", jawabnya lagi. Kami hanya berbincang-bincang sebentar, setelah itu ia harus kembali pada tugasnya. Aku pun berniat untuk langsung pulang.
Di lorong-lorong rumah sakit masih terdapat beberapa orang yang terjaga. Mereka yang sedang menunggui kenalan atau keluarganya. Sudah banyak kudengar kabar tentang hal-hal mistis di rumah sakit ini ( dan di rumah sakit lain tentunya ), tentang "dokter-dokter Belanda" yang suka berlalu-lalang di malam hari, sampai munculnya foto menghebohkan berupa gambar anak perempuan memegang boneka ( yang belakangan diketahui hanya hasil rekayasa ahli komputer ). Tapi saat itu tidak ada perasaan gentar atau takut, karena suasana masih cukup terang dan masih ada orang-orang lain.
Tanpa terasa aku sudah berada di tempat parkir. Mobil Kijang milik ayah sepertinya sudah tidak sabar untuk pulang. Sudah pukul 22.35. Baru saja pintu mobil akan dibuka, dari belakang terdengar suara yang cukup mengejutkan " Mas lihat anak saya tidak ?" seorang Bapak bertanya. " Tidak " jawabku singkat. " Wah bagaimana ya, sudah saya cari-cari tidak ketemu " kata si Bapak lagi dengan wajah bingung. Cukup kasihan juga melihatnya. " Memang seperti apa anaknya ?" tanyaku, " Kecil, kira-kira segini tingginya " jawabnya sambil tangannya membuat batas antara tanah dan pinggangnya.
" Pak, Bapak! " terdengar suara anak kecil memanggil. " Itu dia anaknya , Pak ! " kataku sambil menunjuk seorang anak kecil yang berdiri di dekat salah satu pilar bangunan rumah sakit. " Makasih ya mas ! " kata Bapak tersebut sambil berlari mengejar anaknya. Perasaanku cukup lega dan senang bisa membantunya. Bapak tersebut kemudian menghampiri anaknya dan menggandengnya, ia sempat menengok ke arahku dan melambaikan tangan sebagai tanda terima kasih. Kemudian ia berjalan ke arah pilar bangunan dan menghilang ! ( entah menghilang atau menembus ke dalam pilar ).
Seketika itu juga tubuhku merinding. Terkejut dengan peristiwa itu, aku segera melangkah kembali ke dalam rumah sakit, dan berusaha menghubungi adikku lewat HP. Ketika bertemu kembali dengannya, ia agak kesal ( mungkin karena sedang tugas ). Namun kekesalannya berubah menjadi derai tawa ketika kuceritakan pengalamanku. " Ah itu sih sudah biasa, banyak dokter , supir atau siapa aja yang pernah dijahili disini " katanya sambil tersenyum. Ia menambahkan bahwa ketika pertama kali "dijahili" ( melihat anak kecil di atas pohon pada jam 3 pagi ) ia juga shock.

3 Comments:

Blogger Bunda RaRa said...

serem amat seih
true story yah?
RS mana tuh?

2:31 AM  
Blogger SgtMajor said...

ga etis ah kalo nyebut nama benerannya

7:00 AM  
Blogger SgtMajor said...

he3 ngibrits sih nggak kalo dia mau tetep disono gw ambil kamera digital dulu terus gw foto biar bisa diupload disini

8:34 AM  

Post a Comment

<< Home